PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI DOKTER GIGI

  • PROSES PEMBELAJARAN
  • STRUKTUR KURIKULUM
  • CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN

Standar isi pembelajaran dirumuskan sebagai kriteria minimal yang mencerminkan tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran, ditetapkan dengan mengacu pada capaian pembelajaran lulusan. Tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran di Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Gigi paling sedikit menguasai teori aplikasi pengetahuan dan keterampilan tertentu. Tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran harus bersifat kumulatif dan atau integratif serta dituangkan dalam bahan kajian yang disusun dalam stuktur blok dan modul pada setiap semesternya. Pembentukan blok dan modul ditempuh dengan menganalisis kedekatan bahan kajian serta efektivitas pencapaian kompetensi dengan strategi atau pendekatan pembelajaran yang tepat.

Penerapan kurikulum berbasis luaran (Outcome Based Education/OBE) dalam melaksanakan pendekatan sistem pendidikan dan metode pembelajaran selalu berorientasi pada societal need, stakeholder need dan scientific future. Ketiga faktor ini juga merupakan panduan dalam menyusun kurikulum pembelajaran pada Program Studi Profesi Dokter Gigi. Karakteristik proses pembelajaran meliputi kegiatan yang bersifat interaktif, holistik, integratif, saintifik, kontekstual, tematik, efektif, kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa yang dilaksanakan di rumah sakit pendidikan Unjani, rumah sakit satelit, dan wahana pendidikan kedokteran/kedokteran gigi, beserta masyarakat dalam lingkup desa binaan.

Berdasarkan strategi pembelajaran tersebut, Program Studi Profesi Dokter Gigi menyusun metode pembelajaran yang diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing departemen klinik dan modul. Adapun bentuk metode pembelajaran pada tahap profesi dijelaskan pada tabel berikut:

Capaian pembelajaran lulusan (CPL) Program Studi Kedokteran Gigi FKG Unjani dan Program Profesi Pendidikan Dokter Gigi Unjani dirancang berdasarkan profil lulusan dan tujuan program Pendidikan. Perumusan CPL berpedoman pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (mengacu pada deskripsi KKNI), ketentuan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), kesepakatan Asosiasi Program Studi (Afdokgi), visi dan misi institusi, serta mempertimbangkan tuntutan kebutuhan stakeholders, masyarakat serta pengembangan keilmuan. Sesuai SN-Dikti, CPL terdiri empat unsur yakni sikap, keterampilan umum, keterampilan khusus dan pengetahuan.

  1. Sikap yang dimaksud adalah cerminan sikap dan tata nilai sebagai warga negara dan bangsa Indonesia,
  1. Keterampilan umum yang dimaksud adalah kemampuan kerja dan tanggung jawab (secara umum) menurut tingkat dan jenis pendidikan (sarjana dan profesi),
  2. Keterampilan khusus yang dimaksud adalah kemampuan kerja spesifik terkait bidang keilmuan atau keahlian,
  3. Pengetahuan yang dimaksud adalah tingkat penguasaan, keluasan, dan kedalaman pengetahuan yang menjadi ciri bidang ilmu kedokteran gigi.

Capaian pembelajaran lulusan Program Pendidikan Profesi Dokter Gigi meliputi:

IndonesianEnglish