Profil dan Karir Lulusan Dokter Gigi Unjani

Program Studi Kedokteran Gigi (PSKG) Unjani terdiri atas dua jenjang pendidikan yang merupakan satu kesatuan utuh yakni, tahapan Pendidikan akademik (tingkat sarjana) dan Pendidikan profesi yang dapat diselesaikan dalam waktu 5,5 – 6 tahun.

Profil lulusan dokter gigi Indonesia telah ditetapkan oleh Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (Afdokgi), berpedomanan pada ketetapan World Health Organization (WHO). Afdokgi menetapkan delapan profil lulusan dokter gigi Indonesia adalah sebagai Dental healthcare provider, Decision maker, CommunicatorCommunity leader, Manager, Educator/Researcher, InnovatorCollaborator.

Penetapan profil lulusan dokter gigi Unjani berpedoman pada kesepakatan Afdokgi dan mengacu pada visi misi institusi, mempertimbangkan masukan dan kebutuhan steakholders dan masyarakat, era revolusi industry 4.0, pertimbangan global, nasional dan regional. Lulusan dokter gigi Unjani memiliki lapangan pekerjaan yang luas, dapat berkarir di instansi pemerintah, swasta atau melakukan praktek pribadi. Dokter gigi dapat membuka klinik pribadi dan berhak untuk berpraktek di tiga tempat yang berbeda sesuai dengan surat ijin praktek (SIP).

Standar Kompetensi Lulusan

Standar kompetensi lulusan merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan yang dinyatakan sebagai rumusan capaian pembelajaran lulusan (CPL). Rumusan CPL digunakan sebagai acuan utama dalam penyusunan standar isi pembelajaran, standar proses pembelajaran, standar penilaian pembelajaran, standar dosen dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana pembelajaran, standar pengelolaan pembelajaran dan standar pembiayaan pembelajaran (SNPT 2020).

Standar kompetensi dokter gigi Indonesia di tetapkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia yang tertuang dalam dokumen Standar Kompetensi Dokter Gigi Indonesia (SKDGI, 2020). Standar kompetensi dokter gigi merupakan standar kompetensi lulusan yang meliputi 6 area kompetensi yaitu :

  1. Profesionalisme
  2. Penguasaan Ilmu Pengetahuan Kedokteran dan Kedokteran Gigi
  3. Pemeriksaan Fisik Secara Umum dan Sistem Stomatognatik
  4. Pemulihan Fungsi Sistem Stomatognatik
  5. Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat
  6. Manajemen Praktik Kedokteran Gigi.

Rumusan capaian pembelajaran (CP) lulusan dikaji dan ditetapkan oleh Menteri sebagai rujukan program studi sejenis. Tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran untuk setiap program pendidikan, dirumuskan dengan mengacu pada deskripsi capaain pembelajaran lulusan dari KKNI. Tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran sebagaimana dituangkan dalam bahan kajian yang distrukturkan dalam bentuk mata kuliah.

Profil Lulusan

ProfilDeskripsiKeterangan
Dental healthcare providerMampu menangani pasien secara holistik, sebagai individu dan sebagai bagian dari keluarga dan masyarakat, dan yang menyediakan perawatan berkelanjutan yang berkualitas dalam lingkup hubungan dokter-pasien yang berdasarkan kepercayaan dan saling menguntungkan.Utama
Decision makerMampu memilih teknologi tepat guna untuk digunakan dalam mempertinggi pelayanan kesehatan yang layak dan berbiaya murah.
CommunicatorSeseorang yang mampu meningkatkan gaya hidup yang sehat dengan penyuluhan yang efektif dan nasehat yang tepat dalam konteks budaya dan ekonomi, dengan demikian kesehatan pada perorangan maupun kelompok akan meningkat dan terjaga.
Community leaderSeseorang yang karena kehormatan dan kepercayaan masyarakat setempat, mampu mengetahui kebutuhan kesehatan perorangan maupun kelompok sehingga dapat berperan dalam memotivasi masyarakat untuk turut berpartisipasi meningkatkan kesehatan umum serta khususnya pada masyarakat
ManagerSeseorang yang dapat bekerja secara efektif dan harmonis dengan orang lain baik di dalam maupun di luar organisasi sistem pelayanan kesehatan untuk mengetahui apa yang dibutuhkan pasien dan masyarakat.
Educator/ResearcherSeseorang yang mampu bertindak sebagai pendidik profesional dan ilmuwan, yang senantiasa mampu mengembangkan diri sesuai kemajuan iptek secara tepat guna melalui penambahan ilmu dan
penelitian
InnovatorMemiliki kepekaan terhadap kebutuhan kesehatan di lingkungannya serta memikili kreativitas dan inovasi untuk membuat perubahan dan solusi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Collaboratormemiliki kemampuan bekerjasama dengan tim kesehatan lainnya.
Dental healthcare providermampu berkreasi menggunakan sumber daya yang ada di lingkungan kerjanya, sehingga mampu membuat perubahan dan solusi alternatif untuk mengatasi permasalahan kesehatan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di lingkungan tempat kerja.Penunjang
Memiliki dedikasi atau jiwa pengabdian yang bersedia mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya demi keberhasilan kerjanya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Mampu beradaptasi dengan sumber daya sarana dan prasarana yang ada